taripang | sebagai hidangan pembuka sebelum sarapan

July 27, 2011 § 14 Comments

pagi ini sarapan apa ya Buun?

itulah pertanyaan yang sering saya tanyakan sama istri setiap pagi hari. Sarapan memang aktivitas yang sangat ditunggu-tunggu (bagi yang terbiasa sarapan tantunya). Saya bukan termasuk yang anti sarapan maupun yang pro sarapan. Karena saya selalu mengingat, semalam makannya telat apa tidak? kalau telat, bisa dipastikan paginya puasa dan menjelang siang baru makan pagi (baca: sarapan pagi). Tapi kalau tidak, sebisa mungkin saya akan sarapan atau kalau tidak saya akan mencari hidangan pembuka pagi yang lain, semisal cemilan, gorengan atau minta ke istri untuk dibuatkan roti.😀

Nah pagi ini, berhubung istri tidak masak dan yang ada  kalau pagi di Kendari itu hanya penjual nasi kuning, maka mau tidak mau sarapan pagi ini adalah nasi kuning. Kontras sekali dengan menu sarapan pagi yang ada di tanah tumpah darah saya, NgaJogjakarta Hadiningrat. Dari bubur ayam, gudeg, bubur kacang ijo hingga sega liwet khas Solo pun ada. Tapi mau bagaimana lagi, ini Kendari Ces, bukan Jogja ka! Metna*..?! (*ungkapan ABG Kendari kepanjangan dari selaMET NAh). Kalau kata demasip sih “syukuri apa yang ada, hidup adalah anugeraah…”

mau nasi kuning, mau nasi gudeg, atau bubur ayam, esensinya ya cuma satu, samasama dimakan.😀

Berbicara tentang hidangan pembuka, saya jadi menyesal, kenapa tadi hidangan pembuka nasi kuning saya berupa donat goreng sama taripang tidak dipoto ya? #tepukjidat

selalu nasi sudah menjadi bubur..

Berbeda dengan pakde yang hidangan pembukanya salad (kalau ada ya pakde😀 ), hidangan pembuka saya setara dengan jajanan pasar yang banyak dijual dipasar-pasar dijawa, tapi dengan keanekaragaman yang berbeda tentunya. Dan disini saya ingin menceritakan salah satu hidangan pembuka (untuk pembuka sarapan atau pembuka puasa juga bisa) yang ada di kota Kendari, yaitu taripang.

Taripang sendiri sebenarnya bukan makanan khas  dari Kendari, makanan ini  merupakan khas dari Makasar (baca Sulawesi Selatan). Pada waktu pertama kali melihat makanan ini, saya sama sekali tidak berselera, karena bentuknya hanya lonjong tak beraturan dan berlumuran dengan gula aren atau gula merah. Namun, setelah beberapa kali melihat, atas nama penasaran saya mencoba untuk bertanya sama ibu penjualnya, “Taripang itu terbuat dari apa bu?”

Si Ibu pun dengan senang hati menjelaskan, kalau taripang ini terbuat dari tepung beras ketan yang dicampur dengan kelapa parut dan sedikit garam, kemudian dibuat adonan menggunakan air biasa. Setelah itu, adonan dibentuk menyerupai hewan teripang (lonjong), kemudian digoreng. Setelah masak, diangkat dan tiriskan. Kemudian membuat adonan gula aren, yang dimasak menggunakan sedikit air. Setelah adonan gula aren sedikit mengental, masukkan taripang yang telah digoreng tadi lalu aduk perlahan hingga semua taripang terlumuri gula.

hmmm.. sluuurp… ternyata setelah dicoba rasanya manis bangeet. Mau tidak mau lidah Jogja saya langsung menggemari hidangan pembuka yang satu ini.  v(^.^)v

Artikel ini disertakan dalam ADUK kontes reboan 8 jam

Tagged: , , ,

§ 14 Responses to taripang | sebagai hidangan pembuka sebelum sarapan

  • Pakde Cholik says:

    Saya telah membaca artikel diatas dengan cermat
    Akan langsung saya catat
    Terima kasih atas partisipasi sahabat.
    Tak lupa saya mohon maaf atas segala kesalahan lahir dan batin. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan.
    Dari Surabaya saya kirim salam hangat

  • IbuDini says:

    Saya belum pernah makan taripang, kalau di lihatd ari bentu kayak model pisang goreng ya.

    • papafaiz says:

      waduuh… kalau pisang goreng kelihatan banget bu bedanya, karena kalau saya beli, ibu penjualnya juga jualan pisang goreng. Yang jelas, taripang tidak ada pisangnya (dari beras ketan dan parutan kelapa) dan warnanya cenderung coklat gelap mendekati kehitaman bu..:)

      salam…:)

  • Dhenok says:

    bentuknya lucu, jadi penasaran penge nyoba.. kirim ke Palembang mas, hehe😀

    • papafaiz says:

      coba buat saja mom buk..:)
      bahannya juga mudah didapatkan kok..
      kalau kirimkirim yang jadi masalah gula aren/gula jawanya buk, kena panas gitu meleleh.. kalau sudah meleleh gula arennya, taripangnya jadi hambar buk, atau kalau tidak lelehan gula arennya itu yang dicocol..:D
      salam dari kendari bu..:D

  • ~Amela~ says:

    Kalau dilihat dari bentuknya memang sedikit aneh sih mas…
    hehehe

  • dewifatma says:

    Kirain ikan… ;P
    Sepertinya enak. Segala ketan mah aku suka…😀

    • papafaiz says:

      wkwkwkkw… kalau ikan disini minim banget kreasinya buk mom mbak sist (yang mana nih panggilannya ^^).. palingpaling kalau sdisini, hanya digoreng, dbakar, atau dibuat sup ikan.😀
      segala ketan suka ya buk mom mbak sist?:D kalau saya mah yang paling suka ketan lupis…yummy…:P

  • nia/mama ina says:

    wah di jakarta juga ada nech…tapi namanya bukan taripang…bentuknya juga ngga lonjong…….namanya “Gemblong”….bentuknya bulat…..

    wah pantas yach suamiku kebingungan kalo sarapan, soalnya dia lama tinggal di jogja….pas tinggal di jakarta kan sarapannya cuma ada nasi uduk, lontong sm bubur ayam….sementara di jogja makanan pembuka yg dijual abang2 beragam dan berat2 yachh….kalo aku bilang sech itu bukan sarapan tapi makan besar hehehe….

    sukses utk ADUKnya

    • papafaiz says:

      kalau saya belum pernah dengar nama gemblong buk mom, tapi memang sepertinya tidak asing kalau dijawa.. Waktu nyari taripang di google, ada juga yang mengaitkan ini seperti gemblong, tapi kalau saya sendiri belum pernah lihat gemblong itu seperti apa, tapi mungkin saya pernah makan kali yaa…😀 Kalau jajanan pasar seperti yang dicari sama ibu itu banyak di jogja kalau pagi hari, tapi masa di jakarta tidak ada..??
      hmmm… jakarta kan bukan kendari kan buk mom..:D
      sukses juga untuk ADUKnya buk mom..:)

  • andre says:

    baru tau mas kalo ada makanan namanya teparing. makasi infonya.

    • papafaiz says:

      ralat mas bro, bukan teparing tapi T.E.R.I.P.A.N.G.😀
      konon katanya sih, dibuat mirip seperti hewan laut bernama teripang yang lonjong-lonjong gitu mas bro…:D

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading taripang | sebagai hidangan pembuka sebelum sarapan at papafaiz.

meta

%d bloggers like this: