FENOMENA CROP CIRCLE | SLEMAN

January 26, 2011 § Leave a comment

Sebenarnya papafaiz tidak mau ikut-ikut latah, namun dikarenakan fenomena yang satu ini muncul di tanah kelahiran papafaiz (baca: jogja), mau tidak mau papafaiz tergelitik juga untuk membuat postingan yang terkait dengan masalah crop circles ini.

Kalau menurut apa yang papafaiz baca di vivanews, kompas maupun detik, lokasi tempat ditemukan nya crop circle ini berada di daerah Berbah, tempat dimana banyak teman-teman SMA papafaiz yang tinggal didekat sana.

Namun karena posisi papafaiz sekarang tidak berada di jogja, dengan berat hati papafaiz hanya “bisa” memberikan opini yang sangat tidak jelas.sekali😀

Karena papafaiz mengakui apa yang diketahui oleh papafaiz, sebatas dari apa yang dilihat papafaiz di televise maupun apa yang dibaca di tiga media yang telah disebutkan diatas.

Sepertinya disclaimer-nya papafaiz cukup dulu ya..??:D

….

 

Kemarin selasa, 25 januari 2011, ada teman kantor yang bilang kalau crop circle di berbah ini dibuat oleh beberapa orang mahasiswa UGM. Cukup mengagetkan juga bagi papafaiz yang sedikit banyak mengikuti perkembangan

crop circle ini.

Kenapa mengagetkan?

Karena sejak awal ditemukannya crop circle (CC) ini, banyak kontroversi yang menyelimuti, dari yang bilang ini adalah penampakan dari UFO, akibat pengaruh angin (winasis?), karya seni instalasi, akibat karena berada dibawah jaringan SUTET, hingga dikaitkan dengan gejala-gejala mistis maupun bencana yang terjadi di negeri kita, sampai yang terakhir “ulah iseng” sekumpulan mahasiswa “UGM”.

Yang terakhir ini, yang sebenarnya bikin sensi papafaiz. ><

Bagaimana tidak? Masa nama almamater digunakan hanya untuk “mendompleng” ketenaran yang belum bisa dibuktikan kebenarannya (baca: HOAX).

*menurut bukti-bukti yang didapat, baik oleh BATAN mauapun LAPAN kecenderungan CC ini buatan manusia semakin besar. Bisa dibaca dan dilihat lebih lanjut quote dibawah*

Menurut papafaiz, kontroversi-kontroversi tersebut masih absurd dan perlu dibuktikan kebenaranya lebih lanjut, karena fenomena CC ini diluar negeri sudah bukan menjadi rahasia lagi kalau CC ini bias dibuat oleh manusia dengan tujuan yang bermacam-macam. Apakah itu cuma iseng, untuk iklan , atau memang mempunyai obsesi masa kecil terhadap UFO sehingga diniatkan sekali untuk membuat CC tersebut.

poto yang diambil oleh pihak UGM

Ini adalah gambar poto udara yang diambil oleh Laboratorium Fotogrametri dan Inderaja Teknik Geodesi Universitas Gadjah Mada (UGM).

Dibawah ini adalah cara pembuatan crop circle di luar negeri.

Kalau melihat CC yang ada di Berbah ini, dari informasi yang papafaiz dapatkan, ada beberapa poin yang perlu digarisbawahi.

  • Bahwa kejadiannya terjadi pada malam hari yang gerimis.
  • Ada yang bilang ada suara seperti pesawat/ helicopter pada malam hari tersebut, namun sebagian yang lain memberi kesaksian yang berbeda, tidak mendengar suara apapun
  • Padi yang dijadikan CC tersebut tidak patah batangnya
  • Padi yang dijadikan CC ini dua pekan lagi akan dipanen
  • Tidak ada jejak kaki (?), padahal saat itu gerimis dan berada di persawahan. (meski informasi selanjutnya yang dketahui oleh papafaiz menyebutkan bahwa LAPAN telah meneliti CC tersebut dan menemukan adanya lubang sedalam 25cm, yang diduga merupakan bekas tancapan tongkat)

Setelah melihat “poin-poin” diatas (maaf kalau salah), apakah kemudian bisa dijadikan sebagai sebuah pembenaran kalau CC di areal persawahan ini merupakan bentuk karya instalasi atau perbuatan iseng dari para mahasiswa “UGM”?

Logikanya, tega banget sih ada seniman yang membuat karya instalasi di

tengah arel sawah yang akan dipanen dua pekan lagi. Hal ini berlaku juga untuk kalangan yang mengaku mahasiswa “UGM” tersebut. Kalau memang masih mengaku sebagai bagian dari mahasiswa kampus rakyat, kok ya tega-tegane “ISENG-ISENG” kurang gawean di sawah yang mau dipanen.

Opo ra mesake mbek petani-petani kui…ckcckckck…

Bagaimana dengan SUTET? Untuk yang satu ini, selama ini papafaiz membaca belum pernah ada fenomena CC karena pengaruh SUTET (mungkin nanti ada yang mau memberikan penjelasan secara ilmiah hubungan antara SUTET dengan tanaman yang ada dibawahnya). Selama ini hal-hal yang berhubungan dengan SUTET yang ada hanyalah penolakan warga yang rumahnya dilewati SUTET.

HOAX? Anda sendiri yang bisa menilai.:D

Kemudian bagaimana dengan penampakan UFO? Kalau menurut papafaiz, ada

tidaknya UFO kalau masih bisa dijelaskan secara ilmiah, kenapa tidak? Gus Dur bilang: “gitu saja kok repot.”🙂

*ps: papafaiz akui kalau papafaiz percaya akan adanya kehidupan diluar manusia, selain jin dan setan. Terlepas dari banyaknya kontroversi maupun konspirasi yang ada, biarkan waktu yang menjawab*

🙂

….

Terus yang benar itu bagaimana?

Kalau papafaiz bilang sih; tidak perlu memperkeruh suasana, dengan memberikan pendapat a, b, c dan blablabla. Justru hal tersebut hanya akan menjauhkan dari kebenaran yang sebenarnya.  Kita tunggu saja, penjelasan secara ilmiah dari orang-orang yang berkompeten.

Lebih jelas dan masuk akal bukan?

Quote: update

Tim peneliti dari Lembaga Penerbangan dan Antariksa

Nasional memastikan crop circle di Kecamatan Berbah, Sleman, Yogyakarta buatan manusia. Hasil penelitian Lapan ini tidak berbeda jauh dengan Badan Tenaga Nuklir Nasional tak menemukan unsur radioaktif di sekitar lokasi pola berbentuk geometris itu.

“Melihat rebahnya padi sampai keakar-akarnya yang ketekan, kesimpulan dari yang kami lihat, kami yakin ini dilakukan oleh manusia,” kata Kepala Pusat Pemanfaatan Sains dan Antariksa Lapan, Sri Kaloka Prabotosari di lokasi crop circle, Selasa 25 Januari 2011. Selain Sri Kaloka, Lapan juga menurunkan penelitinya, Nizam Ahmad.

Ada alasan mengapa, Kaloka sangat yakin crop circle itu buatan manusia. “Polanya tidak simetris, ada yang lebar, ada yang sempit. Jadi tidak beraturan,” tegasnya.

Tidak hanya itu, hasil pengecekan di titik tengah, ditemukan adanya lubang dengan kedalaman sekitar 25 cm dengan diameter 4 cm. Kaloka menduga, lubang itu bekas tongkat atau pipa yang ditancapkan di tanah.

Bagaimana si pembuat bisa masuk ke titik tengah? Kaloka menjelaskan, ada kejanggalan-kejanggalan. Dia melihat ada

jebakan-jebakan dari batang padi yang sengaja ditanamkan kembali. “Walaupun ada yang sudah ditutup, tapi waktu kami sibak, di bagian ujungnya kelihatan ada yang rebah-rebah (batang padi). Jadi ini menunjukkan adanya sebuah jalan,” ujar dia.

“Demikian juga yang lain, kita menemukan rebahan-rebahan yang sama, walaupun di tengah-tengah tapi ada jalan masuk,” tambahnya.

Belum lagi, ditemukan sebuah tongkat yang dipatok di lokasi, sehingga ada batang padi yang tidak bisa terebahkan karena terhalang patok tersebut. “Jadi tidak bisa menekan padinya,” kata dia.

Sebelumnya Batan juga telah meneliti tanah di sekitar crop circle tersebut untuk dilihat kadar alfa dan betanya. Dari material yang diteliti, tidak ada kejadian abnormal.

[source: vivanews)

Dari quote diatas, sepertinya sudah cukup jelas bagaimana crop cicle yang ada di Sleman tersebut. Papafaiz yakin, tidak butuh lama lagi untuk melihat apa yang sebenarnya terjadi. Mengenai siapa yang membuat, apakah mahasiswa iseng “UGM” atau seniman yang membuat?

Atau memang tidak pernah diketahui siapa yang membuatnya??

Tunggu saja tanggal mainnya.😀

Diakhir tulisan ini papafaiz ‘Cuma’ mau berpesan, nikmati saja dulu fenomena Crop Circle ini selagi masih hangat-hangat tahi ayam. Sebelum nanti 2-3 pekan kedepan, hanya menjadi makanan basi yang sudah tidak ada gaungnya lagi.

Sekian.

 

Tagged: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading FENOMENA CROP CIRCLE | SLEMAN at papafaiz.

meta

%d bloggers like this: