Andai ku gayus tambunan

January 16, 2011 § Leave a comment

beberapa hari lalu papafaiz sempat lihat di TV one ada sebuah video yang dijadikan ending dari salah satu acaranya. papafaiz tidak tahu apa judul lagu itu, cuma disalah satu liriknya terdapat kata-kata “gayus tambunan”.

Iseng punya iseng, papafaiz tanya sama papagoogle, dengan keyword “youtube gayus tambunan”.  Dari situ lah, ketemu videonya ber\serta liriknya.

kalau papafaiz dengar pertama kali, mirip suara si charly st12. Dengan “cengkok” melayu yang sangat kental. .:D Sepetinya bang BVona ini tinggal tunggu saja waktu saja buat menjadi artis, atau minimal bintang tamu di apa kabar indonesia..hee..

*ngarepdotcom*

yuk langsung saja disimak video dan sedikit biografinya bang Bona Paputungan.

andai ku gayus tambunan | by. Bona Paputungan

liriknya :

Sebelas Maret
Diriku masuk penjara
Awalku menjalani

Proses masa tahanan
Hidup di penjara
Sangat berat kurasakan
Badanku kurus
Karena beban pikiran

Kita orang yang lemah
Tak punya daya apa-apa
Tak bisa berbuat banyak

Seperti para koruptor
Andai ku Gayus Tambunan
Yang bisa pergi ke bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan

Tujuh Oktober
Ku bebas dari penjara
Menghirup udara segar
Lepaskan penderitaan
Wahai Saudara
Dan para sahabatku
Lakukan yang terbaik
Jangan Engkau salah arah

Andai ku Gayus Tambunan
Yang bisa pergi ke bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi
Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah
Pasrah akan keadaan

Biarlah semua menjadi kenangan
Kenangan yang pahit
Dalam hidup ini

Andai ku Gayus Tambunan
Yang bisa pergi ke bali
Semua keinginannya
Pasti bisa terpenuhi

Lucunya di negeri ini
Hukuman bisa dibeli
Kita orang yang lemah

Pasrah akan keadaan

sekedar info saja:

Bona Paputungan, 32 tahun ini adalah seorang eks narapidana di lembaga pemasyarakatan kelas II A di Kota Gorontalo. Bona meringkuk di terali besi sejak 11 Maret 2010 dan bebas pada 5 Januari 2011.
Selama meringkuk diterali besi sejak 11 Maret 2010 lalu, ia mengaku mendapat perlakuan kasar dari sipir dalam penjara. Wajahnya babak belur akibat dihantam bogem mentah dan pentungan salah seorang petugas. Belum lagi ia harus menjalani ”ritual” hukuman dari sesama penghuni penjara. Berbeda dengan tahanan yang terjerat kasus pidana korupsi, perlakuan mereka lebih baik dari tahanan lainnya.
Kondisi Bona yang babak belur di jeruji itu dituangkan dalam bait-bait lagu.Salah satu yang menarik adalah berjudul ” Kisah aku dan Gayus Tambunan” yang kemudian diganti menjadi Andai Aku Gayus Tambunan.

Lagu itu lebih menceritakan kisah hidupnya sebagai orang yang lemah tak punya apa-apa, lalu mendapat siksa di penjara. Sementara para koruptor yang dipenjara seperti Gayus Tambunan bisa berbuat apa saja hingga bebas keluar masuk dalam penjara dan plesiran ke luar negeri.” Saya merasakan sendiri kalau ternyata hukum itu bisa dibeli,” kata Bona Paputungan.

Plesiran Gayus Tambunan, terdakwa mafia pajak ke Bali dan sejumlah tempat ke luar negeri menurutnya merupakan bobroknya aparat hukum di Indonesia.
Selain lagu tentang dirinya dan Gayus Tambunan, Bona juga membuat lagu dengan judul ” Markus” atau makelar kasus. Lagu itu ia tulis karena ketika diawal ia meringkuk dalam terali besi, ada beberapa orang Jaksa diwilayah itu yang hendak menawarkan jasa dengan iming-iming bisa membebaskannya dari penjara. Tentu dengan bayaran yang tinggi.
” Negeri ini memang sangat lucu. Jaksa menawarkan saya bebas dengan bayaran tinggi padahal saya harus menjalani hukuman beberapa bulan lagi,” ujar Bona.

Lagu yang diciptakan Bona tersebut kini mulai digarap dan dalam tahap pembuatan video klip. Untuk lagu berjudul ”Andai Aku Gayus Tambunan” dan ”Markus”, video klipnya dibuat didalam lembaga pemasyarakatan kelas II A Kota Gorontalo. Sementara delapan lagu sisanya, video klipnya dibuat diluar penjara.
Untuk produksi lagu dialbumnya itu, kata Bona, ia dibantu oleh salah seorang anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari utusan Provinsi Gorontalo, dan seorang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Gorontalo yang sempat mendekam dalam penjara karena kasus korupsi.
Bona Paputungan sendiri mendekam karena tersangkut masalah kekerasan dalam rumah tangga. Ia ditahan sejak 11 Maret 2010 dan dibebaskan pada tanggal 5 Januari 2011. [CHRISTOPEL PAINO]

source:  http://www.tempointeraktif.com/

Tagged: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading Andai ku gayus tambunan at papafaiz.

meta

%d bloggers like this: