cara | melakukan shalat jama takhir

February 26, 2011 § 3 Comments

beberapa waktu yang lalu, dikarenakan perjalanan yang panjang dan ditempuh dalam waktu yang lumayan lama, kira-kira 5 jam, mau tidak mau ketika papafaiz hendak mengerjakan shalat dilakukan secara jama’. Pada saat itu yang menjadi pilihan adalah jama’ takhir.

Pada waktu itu ada teman yang mengatakan bahwa pelaksanaan shalat jama’ takhir ini adalah dengan mengerjakan sholat yang kedua dulu [ashar/isya] baru sholat yang pertama [duhur/maghrib]. Dalam kasus papafaiz ini, shalat yang hendak ditunaikan adalah shalat maghrib dengan shalat isya’.

Seingat papafaiz yang pernah mendengar dari seorang ustadz waktu ta’lim, shalat itu dikerjakan sesuai urutannya. Jadi, meskipun yang dilakukan adalah jama’ takhir, tidak serta merta waktu shalat yang kedua didahulukan lebih dulu dari shalat waktu yang pertamaNamun, pada waktu itu penjelasan papafaiz memang tidak bisa digunakan, karena faktor lupa. Alhasil, pada waktu itu, dengan penuh pertanyaan yang belum pasti, papafaiz mengikuti shalat jama’ bersama dengan teman tersebut, mendahulukan shalat isya dulu baru kemudian mengerjakan shalat maghrib.

karena penasaran, papafaiz mencoba bertanya sama ustadz google tentang pelaksanaan shalat jama’ takhir ini yang sesuai dengan sunnah dari rosulullah. Baru saja papafaiz temukan jawabannya di forum assunnah.

yuk disimak..

>From: “M. Fakhrur Razi”
>Date: Mon, 1 Sep 2003 07:38:24 +0700
>Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh
>Afwan , karena minimnya ilmu saya
>saya mau tanya ttg shalat jamak takhir,
>misalnya antara dhuhur dengan ashar, shalat mana yg kita dahulukan?
>dan apakah aturan bahwa setelah shalat ashar tidak ada shalat lagi,
>tetap berlaku pada shalat jamak takhir?
>mohon penjelasannya,
>wassalam,

Sesuai dengan tertibnya shalat, maka yang harus didahulukan dalam jama’ ta’khir seperti kasus diatas (shalat Zhuhur dan Ashar pada waktu shalat Ashar) ialah melakukan shalat Zhuhur terlebih dahulu untuk kemudian melakukan shalat Ashar, hal ini seperti apa yang di jelaskan oleh Syaikh Al-Imam Muhammad Nashiruddin Al-Albani menjawab pertanyaan seseorang yang tertinggal shalat Maghrib dan mendapatkan Imam di masjid sedang shalat Isya, maka yang harus didahulukan oleh orang yang tertinggal shalat tersebut adalah mengikuti Imam yang sedang shalat Isya dengan niat Shalat Maghrib, lengkapnya saya salinkan dibawah ini :

Pertanyaan :
Seorang masuk masjid pada saat ‘iqomah’ untuk shalat Isya, sedangkan orang tersebut belum shalat Maghrib karena suatu udzur/alasan. Apa yang harus ia lakukan ?

Jawaban.
Dia shalat mengikuti Imam yang melaksanakan shalat Isya dengan niat shalat Maghrib. Jika Imam bangkit berdiri rakaat yang keempat, maka orang tersebut berniat untuk memisahkan diri dari Imam tadi, lalu ia duduk bertasyahud sendiri dan menyelesaikan shalatnya. [al-Ashalah I, hal : 49]
[Biografi Syaikh Al-Albani, Mujadid dan Ahli Hadits Abad Ini, hal 225,
terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi’i]

Semoga bisa menambah pengetahuan kita.

About these ads

Tagged: , ,

§ 3 Responses to cara | melakukan shalat jama takhir

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading cara | melakukan shalat jama takhir at papafaiz.

meta

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: